Blog

Ilustrasi Transaksi Jual Beli

Beberapa Contoh Perbedaan Transaksi Ribawi dan Syariah

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

 

Banyak dari kaum muslim yang masih belum dapat membedakan antara transaksi ribawi dan transaksi syariah. Lantas apa saja perbedaan diantara kedua transaksi tersebut? Berikut beberapa contohnya:

 

Banyak orang yang belum paham dan bertanya-tanya mengenai transaksi yang mengandung riba dan transaksi yang syariah. Pertama-tama yang perlu kita ketahui bersama adalah bahwa riba dan laba tidaklah sama. Dan jangan pernah kita menyamakan riba dengan laba.

Seperti penggalan ayat Al Quran berikut ini:

“… Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba… ” (TQS. Al-Baqarah : 275)

Sebenarnya mengapa sih Islam melarang riba? Apa tujuannya? Harusnya kan asal saling sepakat, saling rela, tidak apa-apa dan tidak dosa.

Mari kita bahas bersama-sama contoh LABA dan RIBA agar Anda mudah untuk memahami dengan bahasa yang umum:

1. Saya membeli sebuah rumah sederhana seharga Rp. 100.000.000,- dan saya hendak menjual dengan mengambil untung dengan bunga 1 % per bulan untuk jangka waktu pembayaran 1 tahun.

Transaksi ini tergolong transaksi RIBAWI

2. Saya membeli rumah sederhana seharga Rp. 100.000.000,- dan saya hendak menjual secara kredit selama 1 tahun dengan harga Rp. 112.000.000,-.

Transaksi ini termasuk transaksi SYARIAH

Loh, memang apa bedanya? Kan kalau kita hitung-hitung ketemunya sama-sama untung Rp. 12.000.000,-?

Yuk mari kita bahas mengapa transaksi pertama riba dan transaksi kedua syar’i.

 

(Baca: Ingin Memiliki Hunian Dengan Pemandangan Nan Asri Bernuansa Islami Dan Non Ribawi? Cari Infonya Disini!)

 

TRANSAKSI PERTAMA RIBA karena:

Tidak ada kepastian harga, karena menggunakan sistem bunga.

Misal dalam contoh di atas, bunga 1% per bulan. Jadi ketika dicicilnya disiplin memang ketemunya untung Rp. 12.000.000,-.

Tapi jika ternyata terjadi keterlambatan pembayaran, misalnya ternyata Anda baru bisa melunasi setelah 15 bulan, maka Anda akan terkena bunga sebesar 15% alias laba saya sebagai penjual bertambah menjadi Rp. 15.000.000,-.

Jadi, semakin panjang waktu yang dibutuhkan untuk melunasi utang, semakin besar yang harus dibayarkan. Bahkan tidak jarang berbagai lembaga leasing ada menambahkan embel-embel DENDA dan BIAYA ADMINISTRASI. Maka semakin banyak riba yang dibayarkan.

Bahkan yang lebih parah, ada juga yang menerapkan bunga yang tidak terbayar terakumulasi dan bunga ini akhirnya juga dikenakan bunga lagi. Istilahnya bunga berbunga.

Sistem riba diatas jelas-jelas sitem yang menjamin penjual pasti untung dan pihak yang dirugikan adalah pembeli. Padahal yang namanya bisnis, harus siap untung dan juga siap rugi.

 

 

(Baca: Ingin Memiliki Hunian Dengan Pemandangan Nan Asri Bernuansa Islami Dan Non Ribawi? Cari Infonya Disini!)

 

TRANSAKSI KEDUA SYARIAH karena:

Sudah terjadi akad yang jelas, harga yang jelas, pasti, dan tidak berubah lagi.

Misalnya seperti contoh di atas sudah disepakati harga Rp. 112.000.000,- untuk dicicil selama 12 bulan.

Misalkan Anda sebagai pembeli baru mampu melunasi hutangnya pada bulan ke 15, maka harga yang dibayarkan masih tetap Rp. 112.000.000,-. Tidak ada penambahan. Walau ada keterlambatan pelunasan.

Apalagi ada istilah DENDA dan BIAYA ADMINISTRASI. Atau malah bunga berbunga seperti yang dijelaskan di transaksi yang pertama.

Lah kalau begitu si penjual jadi rugi waktu dong? Ya memang bisnis itu harus siap untung dan juga siap rugi. Tidak boleh ada ceritanya kita pasti untung dan orang lain yang dirugikan.

 

Nah terjawab sudah mengapa Islam melarang keras yang namanya riba. Ternyata sistem Islam itu melindungi semuanya. Harus sama hak dan kewajiban antara si penjual dan si pembeli. Sama-sama bisa untung, sama-sama bisa rugi.

Jadi kedudukan penjual dan pembeli setara. Bayangkan dengan sistem ribawi, pembeli berada pada posisi yang sangat lemah.

Sekarang sudah paham kan hikmahnya Islam melarang riba?

Setelah membaca artikel ini, masih mau beli rumah dengan sistem ribawi? Ga takut rugi? Subhanalloh.

 

Dikutip dari artikel berjudul, "Ini Perbedaan Transaksi Riba dan Syariah Yang Perlu Anda Ketahui", 15 April 2016, oleh Nasuha Alhuda.

Tags:

Artikel Lainnya

Ilustrasi Hewan Qurban

Daftar Pequrban Idul Adha 1440 H Di Kampung Quran MataQu

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Alloh swt., berikut kami sampaikan daftar para…
Ilustrasi Anak Kecil Malas Sedang Bermain Gawai?Gadget

Mencegah Tumbuhnya Generasi "Home Service"!

Di era kekinian, muncul fenomena generasi home service, yaitu anak-anak yang selalu minta…
Ilustrasi Anak dan Orangtua

Sang Penduduk Langit Itu Bernama Uwais Al Qarni

Berikut adalah sepenggal kisih tentang seorang laki-laki sholeh bernama Uwais Al Qarni,…
Ilustrasi Raport

Ranking Anakmu Bukanlah Satu-satunya Ukuran Keberhasilannya

Masih banyak orangtua menganggap rangking tinggi adalah keberhasilan putra-putri mereka.…

Galeri Lainnya

Logo Kampung Quran Cianjur

Galeri Kegiatan Kampung Quran Cianjur Di Bulan Agustus 2019

Berikut galeri dokumentasi beberapa kegiatan yang berlangsung di Kampung Quran Cianjur, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, yang berlangsung selama bulan Agustus 2019:
Persiapan Infrastruktur Internet Marketing MataQu Cyber Team

Persiapan Infrastruktur Internet Marketing MataQu Cyber Team

Dokumentasi pemasangan reuter sebagai persiapan infrastruktur penunjang kegiatan internet marketing MataQu Cyber Team pada hari Selasa (12-09-2017):
Tim Marketing Inti MataQu Property Berfoto Bersama Di Kantor Pemasaran

Sebagian Aktivitas Kampung Quran MataQu Pada Mei 2018

Berikut dokumentasi foto/video sebagian aktivitas yang dilakukan oleh atau berkaitan dengan Manajemen Kampung Quran MataQu, selama bulan Mei 2018:
Rihlah Karyawan Kampung Quran MataQu Ke ANCOL (10-05-2018)

Rihlah Karyawan Kampung Quran MataQu Ke ANCOL (10-05-2018)

Berikut sebagian dokumentasi rihlah karyawan Kampung Quran MataQu ke Ancol yang diadakan pada hari Kamis, 10 Mei 2018
Berfoto Bersama Ust. Amang Syafrudin Lc

Kunjungan Ust. Amang Syafrudin Lc Ke Kampung Quran MataQu

Nerikut dokumentasi kunjungan Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI Daerah Pemilihan Jawa Barat 2013-2018, Ust. Amang Syafrudin Lc pada 30/11/2017:

banner dauroh al quran 40 hari kotak 001

Tentang Kami

Kampung Quran Center adalah kawasan terpadu seluas > 70 ha yang terdiri dari kompleks pendidikan, hunian, wisata, serta usaha bernuansa alam mengusung tema "Komunitas Keluarga Quran" yang dikelola oleh Yayasan Kampung Quran MataQu.

 

Hubungi Kami

Kampung Quran MataQu, Cipendawa, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16771

  • Telepon/Whatsapp0813-8313-9388 (Anita)

  • Telepon/Whatsapp0813-8313-9389 (Dita)

  • Telepon/Whatsapp0812-1069-3356 (Sita)

  • EmailAlamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Waktu Operasional

Sabtu - Kamis : 09:00 - 17:00 WIB

Jum'at: Libur

Hari Raya Islam: Libur